![]() |
| Ketua DPC Partai Demokrat Lombok Timur, Amrul Jihadi (foto/istimewa) |
SUARANUSRA.COM - Rencana Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Lotim) untuk merenovasi Masjid Raya Selong dengan anggaran sebesar Rp 50 miliar masih menuai pro dan kontra di kalangan Fraksi DPRD Lombok Timur.
Namun, Fraksi Demokrat secara terbuka menyatakan dukungan penuh terhadap proyek tersebut, termasuk penggunaan skema tahun jamak dalam pembayarannya.
"Posisi Fraksi Demokrat sangat mendukung untuk renovasi Masjid Raya Selong," tegas Ketua Fraksi Demokrat DPRD Lombok Timur, Amrul Jihadi. Selasa (29/09/2026)
Amrul menilai skema tahun jamak yang digunakan Pemkab Lombok Timur untuk pembayaran proyek renovasi ini sebagai pola yang sangat bagus. Ia mengibaratkan skema tersebut seperti sistem kredit, namun tanpa dikenakan bunga.
"Sistem pengelolaan keuangan seperti ini sangat bagus," imbuhnya.
Meski demikian, Amrul tetap memberikan beberapa masukan terkait pelaksanaan proyek tersebut. Ia menyarankan agar pengerjaan proyek ini dikaji secara matang dalam proses pembahasan bersama DPRD, mulai dari proses pembayaran, jumlah pasti anggaran yang akan dihabiskan, perencanaan, hingga bagaimana tanggapan masyarakat.
"Jika telah melalui proses kajian, maka renovasi Masjid Raya Selong akan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, bukan semata karena kebutuhan pemerintah. Masjid ini kan yang akan pakai adalah masyarakat. Kalau semuanya dilakukan sesuai perencanaan, saya yakin masyarakat akan ikut berpartisipasi untuk mensukseskan proyek renovasi ini," imbuh Amrul.
Alasan lain yang mendasari Fraksi Demokrat mendukung penuh renovasi masjid ini, lanjut Amrul, karena mereka melihat hal tersebut selaras dengan RPJMD dan visi misi Bupati dan Wakil Bupati, yaitu mewujudkan Lombok Timur yang religius.
"Mau penataan apa istilahnya, yang jelas renovasi masjid ini ada unsur religiusnya dan itu berkaitan dengan keagamaan. Itulah yang mendasari kita menyatakan sikap setuju. Kita setuju karena ada dasarnya," cetus Amrul.
Lebih lanjut, Amrul juga menyinggung terkait besaran anggaran Rp 50 miliar yang dibutuhkan Pemkab Lombok Timur untuk mengerjakan proyek renovasi masjid tersebut.
Menurutnya, anggaran tersebut tentunya disesuaikan dengan desain dan item-item pekerjaan yang akan dikerjakan. Karena ini merupakan renovasi tempat ibadah, maka tidak dipungkiri masyarakat juga akan ikut berpartisipasi memberikan sumbangan pembangunan.
"Saya kira anggaran Rp 50 miliar itu sifatnya ancang-ancang saja. Kalau pun kemungkinan ada sumbangan, itu kan masih belum pasti. Intinya Demokrat sangat mendukung," tutupnya. (SN/03)

Comments