SUARANUSRA.COM – Dalam upaya meningkatkan kompetensi deteksi dini perkembangan anak di Kabupaten Lombok Timur, Fakultas Psikologi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) bersama Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Provinsi NTB menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). 


Kegiatan yang menyasar para guru, dosen, dan wali murid ini berlangsung di Balroom Lantai II Kantor Bupati Lombok Timur, Senin (27/07/2026).


Perwakilan Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Psikologi UNY, Dr. Rita Eka Izzaty, M.Si., menjelaskan bahwa acara ini menghadirkan dua agenda paralel. 


Agenda pertama diperuntukkan bagi guru pendidik PAUD anak usia 4-6 tahun, sementara agenda kedua dirancang khusus untuk para orang tua. Tujuan utamanya adalah meningkatkan kompetensi kedua pihak dalam mendeteksi dini gangguan dan hambatan perkembangan anak.


"Metode yang kami coba lakukan di kegiatan ini selain diskusi dan tanya jawab juga nanti ada praktik. Jadi nanti kita akan mengenalkan alat untuk mendeteksi dini," ujar Dr. Rita Eka Izzaty, M.Si..


Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa guru dan wali murid juga akan diberikan intervensi terkait langkah-langkah yang harus dilakukan. 


Dia berharap, dengan deteksi dini yang akurat, hambatan dan gangguan perkembangan pada anak dapat segera tertangani sehingga anak-anak dapat berkembang secara optimal di periode selanjutnya.


"Sinergi antara guru dan orang tua harus diperkuat untuk membentuk satu kompetensi atau optimalisasi perkembangan dari sejak usia dini. Saya berharap setelah kegiatan ini, yang mengikuti kegiatan dapat mempraktikkan apa yang sudah didapatkan. Seperti pekerjaan rumah, orang tua akan melakukan deteksi dini yang lebih akurat," tambahnya.


Sementara itu, Sekretaris Himpaudi NTB, Usman, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada pihak universitas yang telah berandil dalam kegiatan tersebut. Ia berharap kegiatan serupa dapat berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak guru serta wali murid di masa mendatang.


"Kita harap ke depannya para wali murid dan guru yang dilatih ini nantinya akan melakukan penyebaran secara menyeluruh dalam mendeteksi dini perkembangan dan tumbuh kembang anak mereka. Kita juga harap kegiatan ini berkelanjutan agar bisa menyentuh dan diketahui oleh PAUD-PAUD yang lainnya ataupun wali murid yang belum mengikuti kegiatan ini. Kita berharap dalam implementasinya dapat benar-benar dipahami, ini untuk kebaikan anak-anak mereka," tandasnya. (SN/03)