SUARANUSRA.COM - Dalam upaya memperluas akses air bersih bagi masyarakat, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lombok Timur tengah menyiapkan proyek strategis pembangunan reservoir baru beserta jaringan distribusi di wilayah Kecamatan Aikmel dan Lenek.
Plt Direktur Utama PDAM Lombok Timur, Sopyan Hakim, mengungkapkan bahwa saat ini proyek tersebut masih memasuki tahap penyusunan Detail Engineering Design (DED). Proses ini menjadi fondasi penting untuk memastikan perencanaan teknis berjalan akurat sebelum masuk ke tahap konstruksi.
"DED sedang kami susun secara komprehensif, mencakup desain teknis, gambar pembangunan, hingga penetapan titik lokasi reservoir yang akan menjadi acuan pelaksanaan proyek," ujar Sopyan. (10/07/2026)
Reservoir direncanakan dibangun di kawasan Aikmel dengan sumber air baku yang akan dipasok dari Kokok Loang Gali. Pemilihan lokasi ini strategis untuk menjangkau wilayah-wilayah yang selama ini belum terlayani secara optimal, khususnya di Aikmel dan Lenek.
Menurut Sopyan, masih terdapat sejumlah desa di kawasan Lenek yang belum mendapatkan layanan PDAM. Karena itu, pembangunan infrastruktur ini dinilai sebagai langkah krusial dalam mengatasi kesenjangan akses air bersih antarwilayah.
"Masih ada desa-desa di Lenek yang belum terlayani. Oleh karena itu, pembangunan reservoir ini kami fokuskan agar distribusi air bersih bisa menjangkau lebih luas hingga ke pelosok," jelasnya.
Proyek ambisius ini diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp15 miliar. Dengan besaran investasi yang tidak kecil, PDAM berkomitmen untuk melakukan perencanaan secara matang agar pembangunan berjalan efektif, efisien, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Jika seluruh tahapan berjalan sesuai jadwal, pembangunan reservoir dan jaringan distribusi ini ditargetkan sudah dapat mulai dimanfaatkan oleh masyarakat pada tahun 2027.
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen jangka panjang PDAM Lombok Timur dalam meningkatkan cakupan layanan air bersih serta menjawab kebutuhan masyarakat yang terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk di berbagai wilayah. (SN/02)

Comments