SUARANUSRA.COM - Kesadaran masyarakat Lombok Timur (Lotim) dalam memanfaatkan jaminan kesehatan nasional meningkat tajam. Tercatat yang mengakses layanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr R Soedjono Selong kini bergantung pada BPJS Kesehatan.


Mulai dari penanganan penyakit ringan hingga kategori berat. “Yang mengakses layanan kesehatan menggunakan BPJS Kesehatan sekarang 95 persen lebih. Sebagian besar memang masyarakat menggunakan BPJS Kesehatan,“ terang Muchsan. 


Humas RSUD dr R Soedjono Selong, Muksan, Rabu (22/4).


Dominasi penggunaan jaminan kesehatan ini sejalan dengan predikat Universal Health Coverage (UHC) atau Cakupan Kesehatan Semesta yang telah diraih Kabupaten Lotim.


Saat ini, tingkat kepesertaan masyarakat telah mencapai 98 persen, dengan tingkat keaktifan kartu menyentuh angka 97 persen.


Muksan menjelaskan, bagi pasien yang masuk dalam kondisi darurat (emergency) namun kartu BPJS-nya tidak aktif, pihak RSUD akan memberikan asistensi untuk proses aktivasi secara cepat.


Ia menjamin pelayanan medis tetap menjadi prioritas utama tanpa terhambat kendala administrasi.


“Tetapi kalau yang masuk melalui rujukan itu biasanya sudah diselesaikan oleh teman-teman Puskesmas,” jelasnya.


Tidak hanya penyakit umum, BPJS Kesehatan juga meng-cover biaya pengobatan penyakit berat seperti jantung.


Hal ini sangat krusial mengingat RSUD Selong kini telah memperkuat infrastruktur medisnya dengan fasilitas Catheterization Laboratory (Cat lab) atau pusat layanan jantung.


“Kita juga sudah meresmikan ruangan CVCU untuk perawatan jantung, bedah saraf dan Bedah Toraks, Kardiak, dan Vaskular (BTKV). Ruangan ini juga sudah ditinjau langsung oleh Kepala BPJS Kesehatan Lotim,“ jelasnya.


Fasilitas ini menjadi angin segar bagi masyarakat. Pasalnya, tindakan medis seperti pemasangan ring jantung memiliki biaya yang cukup tinggi jika melalui jalur umum, yakni diperkirakan mencapai Rp 50 juta lebih.


Kehadiran jaminan kesehatan pun dinilai menjadi penyelamat ekonomi masyarakat saat menghadapi fase kritis medis. (SN/03)