SUARANUSRA.COM – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lombok Timur resmi menjalin kerja sama dengan merek air minum dalam kemasan Cleo dalam pengelolaan air bersih. Kolaborasi ini diproyeksikan mampu meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) secara signifikan serta memperkuat layanan publik di bidang air minum.
Direktur PDAM Lombok Timur, Sopyan Hakim, menegaskan bahwa kerja sama tersebut dilandasi oleh rasa percaya dan komitmen bersama untuk memajukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), khususnya dalam sektor pelayanan air bersih. Pernyataan itu ia sampaikan sambil membalas pantun dari pihak Cleo yang menekankan pentingnya sinergi.
"Kerja sama ini bukan hanya soal bisnis, tetapi juga bentuk kepercayaan yang harus dijaga bersama demi kemajuan PDAM sebagai BUMD yang melayani masyarakat. Untuk BUMD lebih baik," ujar Sopyan, Rabu (9/4), seraya melontarkan pantun balasan sebagai simbol keakraban dan keseriusan menjalin kemitraan.
Menurut Sopyan, kolaborasi dengan Cleo diharapkan mampu mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya air yang ada sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. Selain itu, kerja sama ini juga dinilai membuka peluang peningkatan PAD melalui efisiensi operasional dan perluasan akses air bersih.
Sopyan menambahkan, pihaknya akan memastikan seluruh proses kerja sama berjalan sesuai regulasi yang berlaku serta mengedepankan transparansi dan akuntabilitas.
"Kami ingin memastikan bahwa kerja sama ini memberikan manfaat nyata, baik bagi perusahaan, pemerintah daerah, maupun masyarakat luas," tambahnya.
Sementara itu, pihak Cleo menyambut baik kerja sama tersebut dan berkomitmen penuh untuk mendukung pengelolaan air yang berkelanjutan di Lombok Timur. Cleo percaya bahwa dengan sinergi yang baik, program ini dapat berjalan lancar dan membawa dampak positif bagi kedua belah pihak serta masyarakat.
Dengan adanya sinergi antara PDAM Lombok Timur dan Cleo, pengelolaan air di wilayah tersebut diharapkan semakin optimal, sekaligus memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. (SN/03)

Comments