SUARANUSRA.COM – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) terus menunjukkan komitmennya dalam memperhatikan nasib para tenaga pendidik di lingkungan swasta. Langkah nyata terwujud dengan diserahkannya data guru swasta kepada BPJS Ketenagakerjaan, Selasa (07/04/2026)
Ketua BAZNAS Lombok Timur, H.M. Kamli, menegaskan bahwa data yang diserahkan merupakan hasil kurasi dan verifikasi faktual yang ketat oleh tim BAZNAS. Proses ini dilakukan untuk memastikan bantuan premi atau kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan benar-benar tepat sasaran.
"Kami berkolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk membantu para guru swasta mendapatkan akses jaminan sosial ketenagakerjaan. Data yang kami serahkan sudah melalui verifikasi agar tepat sasaran," ujar Kamli.
Langkah ini merupakan kelanjutan dari program serupa di mana ribuan guru honorer di Lotim sebelumnya telah mendapatkan akses BPJS Kesehatan. Fokus utama kerja sama ini adalah memberikan payung hukum dan perlindungan finansial bagi para guru yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap jaminan sosial mandiri.
Dengan penyerahan data ini, usulan calon penerima manfaat kini memasuki tahap sistem integrasi yang lebih formal. Kamli menambahkan, inisiatif ini bukan sekadar bantuan konsumtif sekali bayar, melainkan bentuk investasi sosial untuk ketenangan jiwa para guru melalui iuran jaminan sosial.
"Langkah ini adalah bentuk nyata pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola BAZNAS untuk sektor produktif dan protektif. Kami ingin para guru terlindungi dari berbagai risiko saat menjalankan tugas profesinya, sehingga motivasi kerja mereka pun meningkat," terangnya.
Pihak BPJS Ketenagakerjaan menyambut baik inisiatif proaktif dari BAZNAS Lombok Timur. Mereka mengapresiasi penyodorkan data yang akurat dan terstruktur guna memperlancar proses kepesertaan.
Kamli menegaskan bahwa BAZNAS Lotim berkomitmen untuk terus mengawal proses ini hingga seluruh guru yang terdaftar benar-benar merasakan manfaat nyata dari program tersebut.
"Inisiatif ini bukan sekadar penyerahan dokumen di atas meja, melainkan simbol hadirnya kepedulian bagi guru swasta yang telah mengabdi demi masa depan bangsa," tandasnya. (SN/03)

Comments