SUARANUSRA.COM – Dalam upaya mengurangi beban pengeluaran masyarakat selama bulan suci Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri, Pemerintah Daerah (Pemda) Lombok Timur resmi meluncurkan program penyaluran paket bantuan sembako bagi warga miskin dan miskin ekstrem.

Peluncuran program tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, pada Rabu (11/3) di Desa Masbagik Selatan, Kecamatan Masbagik. Dalam acara itu, Bupati menyerahkan tiga paket bantuan secara simbolis kepada perwakilan masyarakat.

Selain itu, Bupati juga menyerahkan rekening tabungan dari Bank NTB Syariah bagi para Kader dan Linmas sebagai tanda dimulainya distribusi paket sembako secara serentak.

Dalam sambutannya, Bupati Haerul Warisin menyampaikan harapannya agar bantuan ini dapat membawa kebahagiaan bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama di bulan penuh berkah ini.

"Ini adalah bentuk intervensi pemerintah daerah. Kita ingin semua lapisan masyarakat bisa sama-sama merasakan kebahagiaan di bulan Ramadan dan saat Lebaran nanti," ujar Bupati.

Bupati menegaskan bahwa data penerima bantuan ini merujuk pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang telah diverifikasi. Ia mengingatkan para kepala desa untuk tidak mengubah data penerima secara sepihak.

"Yang menerima bantuan ini berdasarkan DTSEN. Jadi jangan diubah-ubah oleh Pak Kades datanya," tegasnya.

Ia menambahkan, jika ada perubahan status ekonomi warga, pihak desa diminta aktif melaporkan agar dapat dilakukan pembaruan data. "Perubahan ini tidak bisa sepihak, tidak bisa kades saja, tidak bisa bupati saja. Harus melalui prosedur yang benar," jelasnya.

Untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas, Bupati juga meminta pendampingan serta pengawasan dari Kepala Kejaksaan Negeri Lombok Timur. Hal ini mengingat bantuan tersebut menggunakan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) yang bersumber dari uang negara.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Lombok Timur, Sitti Aminah, menjelaskan bahwa penerima bantuan adalah masyarakat yang berada di desil 1 dan 2 sebagai prioritas utama. Namun, ia membuka peluang bagi masyarakat di desil di atasnya untuk menerima bantuan, dengan syarat seluruh warga desil 1 dan 2 di wilayah tersebut telah terakomodir.

"Iya, kita utamakan desil 1 dan 2. Tapi kalau semua di desil itu sudah dapat, desil di atasnya bisa menyusul. Yang jelas, semua berdasarkan DTSEN yang sudah terverifikasi dan tervalidasi secara berjenjang," terang Sitti Aminah.

Secara keseluruhan, Pemda Lombok Timur menyediakan sebanyak 198.776 paket sembako yang akan didistribusikan melalui pemerintah desa. Di Kecamatan Masbagik sendiri, tercatat 14.535 penerima manfaat, dengan rincian 1.718 penerima berada di Desa Masbagik Selatan.

Distribusi paket sembako ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat kurang mampu dan menciptakan suasana Ramadan serta Idul Fitri yang lebih bermakna bagi seluruh warga Lombok Timur. (SN/03)