SUARANUSRA.COM – Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur Pulau Lombok, khususnya wilayah Lombok Timur (Lotim), selama dua hari terakhir menyebabkan bencana banjir, tanah longsor, serta genangan air di sejumlah wilayah. Dampak terparah dilaporkan terjadi di wilayah selatan, seperti Kecamatan Keruak dan Jerowaru.
Akibat kondisi cuaca ekstrem tersebut, jaringan perpipaan air bersih milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lotim ikut mengalami kerusakan. Beberapa titik pipa dilaporkan putus tertimpa material longsor, sehingga mengganggu pelayanan distribusi air ke masyarakat.
Direktur Teknis PDAM Lotim, Dedy, mengungkapkan bahwa hasil monitoring di lapangan menemukan adanya jaringan pipa berukuran 4 inci yang putus pada jalur menuju Desa Serewa. Kerusakan itu disebabkan oleh longsornya tanggul di pinggir jalan, yang berakibat pada tertundanya pengiriman air ke wilayah tersebut.
"InsyaAllah hari ini langsung kita lakukan perbaikan," ujar Dedy kepada awak media,
Meskipun terjadi kerusakan, pihak PDAM memastikan bahwa secara umum jaringan distribusi air bersih masih dalam kondisi aman. Kerusakan yang terjadi disebut hanya pada pipa-pipa kecil dan dinilai dapat segera ditangani tanpa berdampak luas terhadap pasokan air bersih secara keseluruhan.
Selain di wilayah selatan, gangguan pelayanan juga sempat terjadi di Kecamatan Sikur. Namun, menurut Dedy, hal itu bukan disebabkan oleh banjir, melainkan akibat adanya aktivitas perbaikan jalan yang dilakukan oleh pihak ketiga.
"Kerusakan di Sikur bukan karena banjir, tapi karena perbaikan jalan," jelasnya.
PDAM Lombok Timur juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila mengalami gangguan aliran air bersih. Laporan dapat disampaikan ke unit pelayanan PDAM di masing-masing wilayah agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat. (SN/03)

Comments