SUARANUSRA.COM – Petugas teknis PDAM Lombok Timur menggenjot perbaikan sistem kelistrikan pada Pompa Workshop di Jalan Hasanudin, Selong, Rabu (11/2/2026).
Langkah strategis ini bertujuan memperkuat stabilitas mesin pendorong agar distribusi air ke rumah pelanggan tetap terjaga secara konsisten.Manajemen perusahaan memperkirakan pengerjaan infrastruktur elektrikal tersebut memicu penurunan tekanan pipa hingga penghentian aliran sementara waktu.
Dampak teknis ini menyasar ribuan sambungan rumah yang bergantung pada titik distribusi utama di pusat kota tersebut.
Adapun daftar Wilayah TerdampakPelanggan di Cabang Selong yang mencakup jalur Jalan Hasanudin, Peneda, Gunung Timba, Ketangga, dan Gunung Siup harus mengantisipasi macetnya suplai. Wilayah Kelayu juga masuk dalam peta area yang mengalami gangguan distribusi akibat pemeliharaan rutin pada aset vital perusahaan ini.
Cakupan gangguan meluas hingga wilayah Cabang Labuhan Haji yang meliputi area Tanjung, Gres, Karang Taruna, serta Ijo Balit. Warga di kawasan Labuhan Haji perlu segera mengamankan cadangan air sebelum tim lapangan mematikan aliran listrik pada panel pompa.
Plt Direktur Utama PDAM Lombok Timur, Sopyan Hakim, memimpin langsung upaya optimalisasi sistem distribusi air bersih tersebut. Ia memandang pemeliharaan kelistrikan sebagai tindakan preventif yang sangat mendasar demi kenyamanan masyarakat dalam jangka panjang.
"Perbaikan kelistrikan pompa ini dilakukan sebagai upaya menjaga keandalan layanan kepada masyarakat. Kami berharap pelanggan dapat memahami kondisi ini karena tujuannya untuk meningkatkan kualitas pelayanan,” katanya.
Pihak PDAM menyarankan para pelanggan segera mengisi penuh tandon atau bak mandi sebagai langkah antisipasi dini. Ketersediaan stok air mandiri akan sangat membantu warga dalam menjalankan aktivitas rumah tangga selama proses teknis berlangsung di lokasi.
Para teknisi di lapangan terus bekerja ekstra keras untuk meminimalisir durasi pemadaman aliran di titik-titik terdampak.
Perusahaan mengutamakan ketepatan waktu pengerjaan agar masyarakat bisa segera menikmati kembali suplai air bersih secara normal.
“Kami menargetkan proses perbaikan berjalan lancar dan distribusi air kembali normal sesegera mungkin. Atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan, kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan,” jelasnya.
Sopyan menjanjikan pembaruan informasi secara berkala melalui media sosial dan kanal komunikasi resmi milik pemerintah daerah. Masyarakat dapat melaporkan kendala lebih lanjut jika aliran belum pulih sepenuhnya setelah tim teknis menyelesaikan pengerjaan di Workshop. (SN/03)

Comments