SUARANUSRA.COM - Ketua Umum Himpunan Mitra Dapur Generasi Emas (HMD-GEMAS) dijadwalkan akan melantik Dewan Pengurus Wilayah (DPW) HMD-GEMAS Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Rabu pagi, 11 Februari 2026 mendatang. 

Acara yang dipusatkan di Ballroom Lombok Raya Hotel tersebut diperkirakan akan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh ratusan undangan dari berbagai unsur masyarakat.

Ketua DPW HMD-GEMAS NTB terpilih, Hairil Pasihin, S.Pd., M.M., menegaskan bahwa pelantikan ini menjadi momentum penting bagi konsolidasi dan penguatan jaringan para mitra dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh wilayah NTB.

"Terkonfirmasi Ketua Umum, Sekretaris Jenderal, Bendahara Umum, serta beberapa Wakil Ketua Umum DPP HMD-GEMAS akan hadir langsung. Selain itu, sejumlah pejabat penting dari Jakarta maupun tingkat provinsi juga telah memastikan kehadirannya," ujar Hairil dalam rapat evaluasi persiapan yang digelar di Lombok Raya Hotel, Senin malam (09/22/2026) kemarin.

Sementara itu, Sekretaris DPW NTB, TGH. Gunawan Ruslan, Lc., melaporkan bahwa persiapan acara telah mencapai sekitar 90 persen. Ia memperkirakan sedikitnya 500 tamu undangan akan memenuhi ballroom hotel. Para undangan berasal dari pengurus daerah HMD-GEMAS, pimpinan pondok pesantren, pelaku UMKM, tokoh masyarakat, hingga pejabat pemerintah.

“Secara umum kegiatan sudah sangat siap. Seluruh perangkat acara, teknis pelantikan, serta pengamanan telah dikoordinasikan dengan baik,” jelas Gunawan yang juga merupakan pimpinan Pondok Pesantren Dhiaul Fikri, Sakra Barat, Lombok Timur.

Ia menambahkan bahwa selain pengurus pusat, pelantikan ini juga akan dihadiri perwakilan DPW dari sejumlah provinsi lain sebagai bentuk dukungan dan penguatan jejaring organisasi.

Lebih dari sekadar seremoni organisasi, kehadiran HMD-GEMAS diharapkan menjadi wadah komunikasi dan konsolidasi yang efektif. Gunawan menegaskan bahwa organisasi ini adalah sarana bagi mitra dapur untuk memperkuat kapasitas, solidaritas, dan membangun kerja sama berkelanjutan.

“Harapannya, misi besar pemerintahan Presiden Prabowo–Gibran dapat diwujudkan secara berjamaah di lapangan, sehingga cita-cita Indonesia Emas 2045 benar-benar menjadi misi bersama,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti manfaat langsung Program MBG bagi pondok pesantren, baik dalam pemenuhan gizi santri maupun dukungan keberlangsungan pendidikan.

Bendahara DPW NTB, Saparudin, S.Ag., M.Pd.I., menyoroti aspek ekonomi dari kehadiran HMD-GEMAS. Menurutnya, forum ini merupakan manifestasi nyata dari Asta Cita Pemerintahan Prabowo-Gibran, khususnya pada poin ketiga hingga keenam.

“Kebutuhan dapur mitra akan bahan pangan mendorong terserapnya hasil panen petani lokal, menciptakan perputaran ekonomi di tingkat desa. Ini sejalan dengan membangun dari desa sebagai fondasi pemerataan,” jelas Saparudin.

Tidak hanya itu, setiap dapur mitra rata-rata mampu menyerap lebih dari 50 tenaga kerja dengan penghasilan di atas Rp2 juta per bulan. Kondisi ini dinilai mampu menopang ekonomi keluarga dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia, selaras dengan Asta Cita keempat dan kelima.

“Para pekerja tidak hanya menyajikan makanan bergizi, tetapi juga mendapatkan edukasi tentang pentingnya gizi bagi ketahanan bangsa,” pungkas mantan Ketua Umum HMI Badko Nusa Tenggara tersebut.

Dengan persiapan yang hampir final, pelantikan DPW HMD-GEMAS NTB besok diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem Program MBG dan mendorong kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan nasional. (SN/03)