SUARANUSRA.COM – Kapasitas produksi air bersih di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Kotaraja, Kecamatan Sikur, yang dikelola oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lombok Timur, saat ini mengalami kondisi melimpah.
Fenomena ini bukan disebabkan oleh tingginya curah hujan, melainkan merupakan dampak dari program strategis penambahan kapasitas yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Lombok Timur pada tahun 2025.
Plt Direktur Utama PDAM Lombok Timur, Sopian Hakim, menjelaskan bahwa sejak awal beroperasi, IPA Kotaraja hanya memiliki kapasitas produksi sebesar 50 liter per detik.
Namun, berkat program yang digulirkan pada tahun lalu, terjadi penambahan debit sebesar 50 liter per detik, sehingga total kapasitas distribusi yang tersedia saat ini mencapai 100 liter per detik.
"Sejak penambahan kapasitas itu, kondisi reservoir atau bak penampung di hilir terpantau terisi pasokan air yang melimpah," ujar Sopian Hakim kepada awak media belum lama ini.
Meskipun peningkatan debit air menjadi kabar baik bagi ketersediaan sumber daya air, pihak PDAM justru menghadapi tantangan teknis dalam proses pendistribusiannya.
Untuk sementara waktu, manajemen melakukan pengaturan palok atau katup guna mengontrol besar kecilnya aliran air.
"Kita tidak selamanya bisa mengatur palok, karena tekanan gravitasi yang sangat kuat dari hulu ke hilir berisiko mengakibatkan pipa pecah atau rusak," ungkapnya.
Sebagai solusi jangka panjang yang juga diarahkan untuk memberikan manfaat ekonomi bagi daerah, PDAM Lombok Timur gencar membuka jaringan distribusi baru kepada masyarakat.
Hingga saat ini, telah terealisasi sebanyak 3.400 sambungan water meter baru melalui pengerjaan oleh Dinas Pekerjaan Umum. Jaringan baru tersebut telah menjangkau sejumlah wilayah, di antaranya Pene, Batu Nampar Selatan, Ekas, Lendang Terak, dan Serewe.
Namun demikian, jumlah sambungan yang telah terpasang dinilai belum cukup untuk menyerap total debit 100 liter per detik yang tersedia. Untuk menciptakan keseimbangan antara air masuk (input) dan air keluar (output), PDAM membutuhkan tambahan sekitar 5.000 sambungan rumah (SR) baru.
"Dengan tercapainya target sambungan baru tersebut, diharapkan sistem distribusi menjadi stabil, risiko kerusakan pipa akibat tekanan berlebih dapat diminimalisir, dan masyarakat dapat menikmati akses air bersih secara maksimal," pungkas Sopian.
Dengan adanya target 5.000 sambungan baru ini, PDAM Lombok Timur optimis dapat memanfaatkan kelebihan debit air yang ada sekaligus memperluas jangkauan pelayanan air bersih kepada masyarakat. (SN/03)

Comments