Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur Lalu Aries Fahrozi saat memberikan keterangan (foto/istimewa) 


SUARANUSRA.COM - Dinas Kesehatan Lombok Timur berkomitmen memperkuat layanan kesehatan di daerah pelosok terutama pada wilayah penunjang pariwisata seperti Kecamatan Sembalun.

Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur Lalu Aries Fahrozi menegaskan pemenuhan standar fasilitas dan pengadaan unit ambulans baru menjadi prioritas kerja untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

"InsyaAllah pelayanan kesehatan akan terus kita perhatikan dan tingkatkan. Terutama yang ada di daerah pinggiran seperti Sembalun," terang Aries usai pelantikan menjadi pejabat definitif, Kamis (08/01/2026) 

Aries menyebut peningkatan kualitas pelayanan dimulai dari pembenahan sarana dan prasarana. Penambahan fasilitas pendukung akan menjadi atensi ke depan, khususnya di Puskesmas Sembalun. 

Ia memastikan seluruh sarana prasarana harus memenuhi standar, baik dari segi jumlah maupun kondisi. "Tetap kita awasi dan itu memang menjadi atensi kita. Bahkan kita punya aplikasi untuk mengawasi semua sarana prasarana kesehatan, terutama di puskesmas yang ada di daerah pinggiran seperti Sembalun," katanya.

Terkait kondisi ambulans di Puskesmas Sembalun yang kerap dikeluhkan, Aries mengaku sudah memberikan solusi berupa pengadaan unit sementara. 

Namun, pada tahun 2026 mendatang, pihaknya akan melakukan pengadaan ambulans baru khusus untuk Puskesmas Sembalun.

Ia menilai Sembalun sebagai destinasi wisata favorit harus ditunjang pelayanan kesehatan memadai. Statusnya tidak boleh sekadar puskesmas biasa, namun kualitasnya harus ditingkatkan.

"Sembalun merupakan daerah pariwisata favorit, maka pelayanan kesehatan harus kita tingkatkan supaya pengunjung biasa aman dan nyaman," ungkapnya.

Aries menambahkan, jika fasilitas di Sembalun sudah mumpuni, maka pengunjung yang mengalami kecelakaan dapat langsung ditangani tanpa harus dilarikan ke RSUD Selong. Meski demikian, ia mengakui beberapa kasus berat memang tetap harus dirujuk ke rumah sakit.

"Tergantung kondisi pasien. Tapi memang selama ini kebanyakan dibawa langsung ke RSUD Selong. Ini makanya yang perlu kita perhatikan ke depannya," pungkasnya. (SN/02)