Jajaran Pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) Lombok Timur yang telah dikukuhkan (foto/istimewa)


SUARANUSRA.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik, menghadiri sekaligus menjadi pembina upacara Pengukuhan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Lombok Timur periode 2025-2030, Kamis (15/01/2026)

Acara yang berlangsung khidmat di Pendopo Bupati ini menegaskan komitmen menjadikan masjid sebagai pusat peradaban dan mitra strategis pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Sekda Juaini Taofik menekankan bahwa keberhasilan organisasi dalam menjalankan visi dan misi sangat bergantung pada variabel yang terukur. 

Dia menyatakan bahwa keterbatasan sumber daya bukanlah penghalang utama, dan keistikamahan (konsistensi) akan menentukan hasil akhir.

Sekda melihat potensi besar dari 4.268 tempat ibadah (masjid dan mushalla) yang tersebar di Lombok Timur. 

“Bayangkan potensi besar dari 4.268 titik tersebut. Kita harus berkolaborasi dan bersinergi demi mewujudkan masyarakat Lombok Timur yang semakin maju, adil, religius, dan transparan,” tegasnya.

Ia memaparkan tiga variabel penting bagi DMI ke depan: sinergi dan kolaborasi, komunikasi, serta kepatuhan pada garis organisasi. Terakhir, Sekda berharap DMI Lombok Timur dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun mental dan spiritual masyarakat.

Ketua Pimpinan Wilayah DMI Provinsi NTB, H. Masyhur, yang hadir dalam acara tersebut, sepakat dengan arahan Sekda. Menyoroti data bahwa Lombok Timur memiliki jumlah masjid tertinggi di NTB, ia memberikan catatan kritis.

“Data menunjukkan sekitar 74% masjid kita masih berorientasi dominan pada ibadah ritual semata. Ini menjadi PR besar bagi pengurus yang baru dilantik untuk secara bertahap memperluas fungsi masjid ke arah fungsi sosial, ekonomi, dan pendidikan,” ungkap H. Masyhur.

Ia juga menekankan tantangan menghadapi era milenial dengan mendorong terwujudnya Masjid Ramah Anak guna menarik generasi muda.

Selain itu, transformasi digital tidak hanya pada konten dakwah, tetapi juga pada manajemen organisasi, termasuk pendataan masjid berbasis IT untuk tata kelola yang transparan dan akurat.

Ketua DPD DMI Lombok Timur yang baru dikukuhkan, M. Husni Mubarak, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas amanah yang diberikan. Ia mengapresiasi pondasi kuat dari kepengurusan sebelumnya dan menegaskan komitmen untuk membawa organisasi menjadi pilar penting dalam pembangunan peradaban.

Dalam visinya, DMI Lombok Timur menargetkan transformasi masjid menjadi pusat peradaban Islam yang kontributif. Untuk mewujudkannya, Husni menyampaikan empat langkah strategis.

Seperti penguatan fungsi sosial masjid, peningkatan kualitas pengelolaan masjid, pengembangan dakwah dan pendidikan Al-Qur’an, termasuk program Gerakan Kemasjidan Ramah Anak dan mendoron kolaborasi DMI dengan pemerintah daerah dan stakeholder terkait.

Acara pengukuhan ini dihadiri oleh seluruh jajaran Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) Kabupaten Lombok Timur dan pengurus wilayah DMI Provinsi NTB, menandakan dukungan penuh dari seluruh elemen pemerintahan dan organisasi keagamaan terhadap langkah awal periode kepengurusan 2025-2030 ini. (SN/03)