Plt Ketua DPD Partai Demokrat NTB, Si Made Rai Edi Astawa saat memberikan pemaparan kepada kader partai berlambang mercy se-NTB (foto/istimewa)


SUARANUSRA.COM – Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Nusa Tenggara Barat (NTB), Si Made Rai Edi Astawa, menegaskan pentingnya menjaga soliditas dan kedewasaan berdemokrasi di internal partai. 

Hal ini disampaikan menjelang agenda konsolidasi dan pemilihan kepemimpinan tingkat provinsi.

Penegasan tersebut disampaikan Made Rai saat membuka Rapat Kerja Cabang (Rekercab) Partai Demokrat se-NTB di Hotel Jayakarta, Senggigi, Senin (19/1). Rapat dihadiri oleh ketua dan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dari 10 kabupaten/kota, jajaran pengurus DPD, anggota Fraksi Demokrat di DPRD provinsi dan kabupaten/kota, serta para Ketua Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC).

"Setelah seluruh proses selesai, akan lahir pemimpin-pemimpin definitif yang diharapkan mampu membesarkan partai. Saya juga akan turun langsung untuk memastikan terpilihnya pemimpin yang benar-benar diharapkan oleh kader Demokrat di NTB," ujar Made Rai.

Dalam pidatonya, Made Rai menekankan bahwa dinamika internal partai tidak boleh terjebak pada persoalan kedekatan personal atau perebutan posisi. Konsolidasi yang dilakukan, menurutnya, merupakan bagian dari agenda besar partai secara nasional yang harus dijalankan secara terukur.

Ia juga mengingatkan pentingnya dialog dan menghindari sikap otoriter dalam kepemimpinan. "Jangan zalim menjadi pemimpin. Buka ruang diskusi dan dengarkan aspirasi. Soliditas tidak lahir dari paksaan, melainkan dari kesadaran dan kebersamaan," tegasnya tegas.

Sebagai Sekretaris I DPP BPOKK Partai Demokrat, Made Rai mengingatkan kader untuk bertindak sesuai mekanisme partai dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi yang berpotensi memecah belah. Ia menegaskan bahwa Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Demokrat harus menjadi rambu bagi semua kader.

Di sisi lain, Made Rai memaparkan sejumlah target partai. Ia menyatakan target penguatan basis keanggotaan dengan merekrut minimal 3 persen dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) di setiap wilayah, didukung sistem keanggotaan berbasis digital. Secara elektoral, Partai Demokrat menargetkan perolehan suara 10–12 persen secara nasional pada pemilu mendatang.

Made Rai juga mendorong kader untuk aktif mendukung kepemimpinan nasional partai melalui media sosial sebagai bentuk perjuangan politik modern. "Minimal beri tanda suka, bagikan, dan kalau bisa beri komentar positif. Ini bagian dari perjuangan politik modern," ajaknya.

Rapat kerja ini ditutup dengan ajakan untuk menjaga Partai Demokrat sebagai rumah bersama yang inklusif dan berorientasi pada kemenangan. "Kalau kita sayang Demokrat, mari kita jaga dari rumah kita masing-masing. Kerja keras dan kebersamaan adalah kuncinya," pungkas Made Rai. (SN/02)