SUARANUSRA.COM – Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur bersama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan TNI mulai memasang jembatan Bailey di Desa Prigi, Kecamatan Suela. Langkah ini diambil sebagai solusi darurat untuk memulihkan akses transportasi yang terputus akibat banjir hidrometeorologi pada 19 November 2025 lalu.

Sekretaris Daerah Lombok Timur, Juaini Taufiq, menjelaskan bahwa pemasangan jembatan ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi intensif antara Gubernur NTB, Bupati Lombok Timur, Danrem 162/Wira Bhakti, dan Pangdam IX/Udayana. Keputusan untuk menyediakan bantuan jembatan Bailey diambil untuk segera mengatasi isolasi yang dialami masyarakat.

"Hari ini saya ditugaskan oleh Bapak Bupati untuk mendampingi Kepala Pelaksana BPBD Provinsi NTB dan tim Zipur TNI. Alhamdulillah, apa yang diharapkan masyarakat, khususnya Desa Prigi, mulai terwujud dengan dipasangnya jembatan ini," ujar Taofik di lokasi. Minggu (04/01/2026)

Juaini memastikan bahwa jembatan Bailey yang dipasang memiliki kapasitas beban hingga 25 ton, setara dengan jembatan permanen. Kapasitas tersebut dinilai aman untuk kendaraan umum masyarakat, termasuk truk pengangkut material (galian C) yang umumnya berbobot 10-15 ton.

"Kekuatan jembatan ini sudah melampaui kebutuhan, tetapi kehati-hatian tetap harus diutamakan," tegasnya.

Putusnya jembatan sebelumnya telah membawa dampak signifikan bagi sekitar 140 kepala keluarga di satu dusun. Akses untuk pendidikan, layanan kesehatan, dan kegiatan ekonomi sempat terisolasi. 

Antusiasme warga tampak jelas, bahkan sebelum jembatan tiba, masyarakat telah membangun jembatan darurat dari bambu secara swadaya.

"Hal itu membuktikan betapa strategis dan pentingnya jembatan ini bagi kehidupan masyarakat," tambah Juaini.

Proses pemasangan jembatan Bailey diperkirakan akan selesai dalam 10 hingga 15 hari ke depan. Jembatan ini bersifat pinjam pakai dengan masa penggunaan sekitar satu hingga satu setengah tahun. Selama periode tersebut, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur berencana mempersiapkan pembangunan jembatan permanen sebagai pengganti tetap.

Kepala Wilayah (Kawil) Aik Beta Desa Prigi, Ahmad Maisir, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas dimulainya pekerjaan ini.

"Masyarakat sangat antusias dan turut mendukung proses pemasangan. Warga dengan sukarela menyediakan kopi, es, dan kebutuhan lainnya untuk tim Zipur TNI. Ini bentuk kebahagiaan dan rasa syukur masyarakat," ungkap Ahmad.

Dia menjelaskan, jembatan ini merupakan akses lintas kecamatan yang juga vital bagi warga Desa Puncak Jeringo untuk menuju kantor camat dan Puskesmas. Ahmad berharap pemerintah dapat segera merealisasikan pembangunan jembatan permanen.

"Atas nama masyarakat Dusun Aik Beta, kami mengucapkan terima kasih kepada Gubernur NTB, Bupati Lombok Timur, Pangdam IX/Udayana, dan Danrem 162/Wira Bhakti. Bantuan ini sangat berarti bagi kami," pungkasnya.

Pemasangan jembatan darurat ini diharapkan dapat segera mengakhiri kesusahan mobilitas warga dan memulihkan aktivitas sosial ekonomi di wilayah tersebut. (SN/02)