Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Timur, H. M. Juaini Taufik saat memberikan keterangan (foto/istimewa)

SUARANUSRA.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur mencatat prestasi gemilang dalam pengelolaan keuangan daerah pada tahun 2025. 

Di bawah kepemimpinan Bupati H. Haerul Warisin, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) berhasil melampaui capaian tahun-tahun sebelumnya dengan persentase tertinggi, mencapai 98,78 persen atau senilai Rp 543 miliar lebih.

“Di tahun 2025 ini realisasi pendapatan pertama kali capai angka 98 persen. Sebelumnya, realisasi biasanya berada di angka 91 sampai 92 persen,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Timur, H. M. Juaini Taufik, dalam keterangannya.

Capaian ini dinilai sangat menggairahkan, mengingat selama ini realisasi PAD Lotim konsisten di kisaran 92 persen. Lonjakan signifikan ini menunjukkan optimisme baru bagi kesehatan fiskal daerah.

Tidak hanya dari sisi pendapatan, penggunaan anggaran belanja daerah juga berjalan sangat baik dan seimbang. Realisasi anggaran belanja tercatat mencapai 98,44 persen.

“Capaian tersebut mencerminkan pelaksanaan program dan kegiatan pemerintah daerah yang berjalan sesuai dengan rencana serta mendukung pelayanan publik dan pembangunan daerah,” sebut Taofik.

Ia menambahkan, kinerja keuangan yang solid ini menjadi indikator bahwa program-program pembangunan dan pelayanan publik dapat dilaksanakan secara optimal, memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Meski demikian, dia mengakui masih terdapat sejumlah kegiatan yang belum terealisasi sepenuhnya hingga akhir tahun anggaran, terutama disebabkan oleh proses administrasi penutupan anggaran yang masih berjalan.

Menanggapi hal tersebut, Pemkab Lombok Timur berkomitmen untuk melakukan evaluasi menyeluruh. 

Hasil evaluasi ini akan menjadi dasar penyempurnaan pengelolaan keuangan daerah pada tahun anggaran 2026, agar efisiensi dan efektivitas dapat semakin ditingkatkan.

Pencapaian ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas perencanaan dan eksekusi anggaran, sehingga pembangunan di Lombok Timur semakin terarah dan dirasakan seluruh lapisan masyarakat. (SN/03)