Ketua Baznas Lombok Timur, H. Muhammad Kamli (foto/istimewa)




SUARANUSRA.COMKabupaten Lombok Timur (Lotim) mendapatkan kehormatan besar dengan ditunjuk sebagai lokasi berdirinya Rumah Sakit Sehat Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Republik Indonesia yang pertama dan satu-satunya di tanah air. Rumah sakit ini akan menjadi Pilot Project nasional bagi Baznas Pusat.

Untuk membahas realisasi proyek bersejarah ini, rombongan pimpinan Baznas RI yang dipimpin langsung oleh Ketua Baznas Pusat akan berkunjung ke Lombok Timur pada Kamis, 11 Desember 2025 mendatang.

Ketua Baznas Lombok Timur, H. Muhammad Kamli, saat dikonfirmasi Jumat (5/12/2025), menyatakan bahwa kunjungan penting ini akan diterima langsung oleh Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, di Pendopo I Bupati.

“Sebanyak tujuh orang rombongan dari Baznas Pusat akan tiba di lokasi untuk menghadiri serangkaian acara penyambutan. Penjemputan akan dimulai pada pukul 08.00 Wita, dan rombongan akan sampai di Pendopo pukul 10.00 Wita,” ujar Kamli.

Kamli menjelaskan bahwa penunjukkan Lombok Timur ini merupakan hasil dari proses dan upaya panjang yang dilakukan Baznas Kabupaten bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab). Berkat sinergi tersebut, Lombok Timur berhasil terpilih sebagai tuan rumah dan penerima manfaat utama program Rumah Sakit Sehat Baznas.

“Kehadiran Ketua Baznas Pusat beserta rombongan juga memiliki agenda penting lain, yaitu membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Baznas Provinsi Nusa Tenggara Barat,” imbuhnya.

Setelah acara di Pendopo selesai, lanjut Kamli, rombongan akan langsung meninjau lokasi Rumah Sakit Sehat Baznas di Labuan Haji. Rumah sakit tersebut sebelumnya bernama Rumah Sakit Lombok Timur dan telah dilimpahkan pengelolaannya oleh Pemkab Lotim kepada Baznas Lotim, sehingga bertransformasi menjadi Rumah Sakit Sehat Baznas.

Kamli mengungkapkan latar belakang filosofis penyerahan rumah sakit ini. “Semangat Bupati H. Haerul Warisin untuk menyerahkan Rumah Sakit Labuan Haji kembali ke Baznas didasari keinginannya untuk mengembalikan marwah institusi Baznas. Sejarah mencatat, pondasi awal pembangunan rumah sakit ini dibangun menggunakan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dari masyarakat yang pada saat itu dikelola oleh Baznas Kabupaten Lombok Timur,” paparnya.

Menyambut momen penting ini, Kamli menyebutkan bahwa seluruh jajaran Baznas Lombok Timur tengah bekerja keras melakukan berbagai persiapan untuk menyambut kedatangan tim dari pusat dan menyukseskan program bersejarah ini.

“Semoga tidak ada kendala dalam kunjungan ini,” tutupnya. (*)