SUARANUSRA.COM – Menunjukkan kepedulian yang melintas pulau, KB-PAUD Generasi Anak Negeri mengambil inisiatif mengumpulkan dan menyalurkan bantuan sembako untuk masyarakat terdampak banjir bandang di wilayah Sumatra dan Aceh.
Bantuan ini merupakan hasil partisipasi aktif para wali murid dan dukungan masyarakat sekitar yang tergerak untuk membantu sesama.
Kepala KB-PAUD Generasi Anak Negeri, Amelia Karunia Ar., M.Ag., menegaskan bahwa kegiatan ini tidak sekadar aksi sosial, tetapi juga bagian integral dari pendidikan karakter anak usia dini.
Melalui keterlibatan tidak langsung, anak-anak diajarkan nilai-nilai empati, berbagi, dan kepedulian terhadap sesama yang sedang menghadapi kesulitan.
“Melibatkan anak-anak dalam semangat gotong royong seperti ini sangat penting untuk membentuk karakter yang peduli dan tanggap terhadap lingkungan. Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh wali murid dan masyarakat yang telah berpartisipasi dengan penuh ketulusan,” ujar Amelia.
Bantuan yang terkumpul beragam, mulai dari paket sembako, pakaian layak pakai, kebutuhan bayi, hingga perlengkapan sehari-hari.
Seluruh barang kemudian dikemas secara rapi dan didistribusikan melalui kerja sama dengan JNE, untuk memastikan bantuan sampai dengan cepat dan tepat sasaran ke lokasi bencana.
Amelia berharap langkah ini dapat menginspirasi lembaga pendidikan lain untuk turut menggerakkan solidaritas sosial, terutama dalam situasi darurat bencana.
“Semoga bantuan yang sederhana ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita di Sumatra dan Aceh. Kepedulian tidak diukur dari besarnya bantuan, tetapi dari ketulusan hati dan semangat kebersamaan,” tuturnya.
Keluarga besar KB-PAUD Generasi Anak Negeri menyampaikan harapan agar bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata dan menjadi penyemangat bagi masyarakat terdampak dalam menghadapi masa pemulihan pasca bencana banjir bandang.
Aksi ini membuktikan bahwa rasa kemanusiaan dan solidaritas mampu menjembatani jarak dan menyatukan hati dari Lombok hingga Sumatra dan Aceh. (SN/02)

Comments