![]() |
| Terlihat Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur, Lalu Bayan Purwadi menyerahkan SK kepala sekolah secara simbolis (foto/istimewa) |
SUARANUSRA.COM – Dalam upaya penyegaran dan perluasan akses layanan pendidikan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Lombok Timur melaksanakan mutasi terhadap 100 kepala sekolah jenjang SD dan SMP. Rabu (10/12/2025)
Kebijakan ini bertujuan mendorong pembaruan dan berbagi pengalaman demi peningkatan mutu pendidikan di wilayah tersebut.
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur, Lalu Bayan Purwadi, menjelaskan bahwa mutasi ini merupakan langkah strategis.
“Tujuannya untuk penyegaran. Selain itu, kita berharap akses layanan pendidikan itu lebih luas. Para kepala sekolah juga diharapkan dapat berbagi pengalaman positif dari sekolah sebelumnya,” ujarnya.
Purwadi menekankan agar kebaikan dan sistem yang telah terbangun di setiap sekolah dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan oleh kepala sekolah yang baru. “Hal-hal yang sudah baik di sekolah itu harus dilanjutkan agar sistem yang baik tetap terjaga,” tegasnya.
Proses mutasi dilakukan melalui sistem seleksi yang telah ditetapkan. Seluruh kepala sekolah yang dipindahkan telah mendaftar dan memenuhi mekanisme yang berlaku. “Dimanapun tempat tugas, bapak ibu kepala sekolah harus diterima dengan baik,” imbuh Purwadi.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyoroti peringkat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lombok Timur yang saat ini berada di posisi ketujuh di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
Purwadi berharap, dengan penyegaran ini, seluruh kepala sekolah dapat bersinergi meningkatkan kualitas pendidikan sehingga berkontribusi pada kenaikan IPM daerah.
“Tidak ada like and dislike. Ini murni penyegaran untuk memajukan dunia pendidikan. Kepada yang digeser, mari di tempat yang baru lanjutkan hal-hal yang baik dan tinggalkan yang buruk,” pesannya.
Ia juga mengingatkan agar kepala sekolah yang baru tetap melanjutkan program positif pendahulunya. “Apa yang sudah dikerjakan kepala sekolah lama, mari dilanjutkan. Yang buruk tentunya harus dilupakan,” tegas Purwadi.
Evaluasi kinerja akan dilakukan secara rutin terhadap para kepala sekolah. Purwadi berharap mereka dapat bekerja dengan energik, progresif, dan menjadi teladan di lingkungan sekolah.
“Di pundak bapak ibu kepala sekolah, saya berpesan untuk benar-benar menjaga dan membawa perubahan bagi dunia pendidikan,” pungkasnya.
Kebijakan mutasi ini diharapkan menjadi momentum percepatan peningkatan kualitas pendidikan serta pemerataan pengalaman kepemimpinan sekolah di seluruh Lombok Timur. (SN/02)

Comments