![]() |
| Terlihat lahan pertanian milik warga yang tergerus oleh arus banjir yang melanda tiga beberapa desa dari tiga kecamatan di Lombok Timur beberapa waktu lalu (foto/istimewa) |
SUARANUSRA.COM – Dinas Pertanian Lombok Timur memastikan akan memberikan bantuan bagi petani yang lahannya rusak akibat bencana banjir yang menerjang tiga desa pada 19 September 2025 lalu, akibat luapan Sungai Tanggek.
Kepala Dinas Pertanian Lombok Timur, Kasturi, S.P., menyatakan banjir mengakibatkan 35 hektare lahan persawahan rusak tersapu aliran air. Untuk memulihkan fungsi lahan, pihaknya segera melakukan reklamasi.
"Pasca banjir itu, kami dari Dinas Pertanian dan beberapa pihak terkait, termasuk juga dengan Koramil, sudah menerjunkan tim untuk melakukan reklamasi area persawahan, karena sawah milik petani tergerus, ditutupi lumpur, sampah, dan lainnya," ujarnya pada Kamis (25/09/2025).
"Dalam reklamasi itu kita menerjunkan semua traktor roda empat yang ada di setiap kelompok tani," imbuh Kasturi.
Setelah tahap reklamasi selesai, Dinas Pertanian akan memberikan bantuan benih padi dan pupuk secara gratis kepada petani yang terdampak. Kebijakan ini sesuai dengan arahan Bupati Hairul Warisin saat meninjau langsung lokasi banjir.
"Per hektar kami akan beri bantuan benih 25 Kg dan pupuk masing-masing 225 Kg per setiap hektarnya," tutur Kasturi.
Terkait kerusakan infrastruktur pertanian seperti saluran irigasi dan bendungan, Kasturi menjelaskan bahwa penanganan akan dilakukan sesuai kewenangan pihak terkait.
Untuk tanggul yang jebol, pihaknya telah mengirim surat kepada Balai Wilayah Sungai (BWS) dan telah mendapat respon untuk ditindaklanjuti.
"Terkait dengan saluran irigasi sekunder yang jadi ranah kita, maka akan kita perbaiki," tandasnya. (SN/02)

Comments