Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Dikbud yang bersumber dari dana pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD Lombok Timur, Hadi Jayari (foto/istimewa)

SUARANUSRA.COM – Sebanyak Rp 50 miliar Anggaran Pokok Pikiran (Pokir) Dewan yang dikelola Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Timur saat ini telah memasuki tahap akhir pengerjaan. 

Anggaran tersebut diarahkan untuk merehabilitasi dan membangun gedung sekolah baru, baik negeri maupun swasta, dari tingkat TK hingga SMP.

Menurut Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Dikbud yang bersumber dari dana pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD Lombok Timur, Hadi Jayari, sebagian besar dana dialokasikan untuk perbaikan sekolah dan pembangunan gedung baru. 

"Anggaran Pokir dewan ini sebagian besar digunakan untuk rehab sekolah, serta pembangunan gedung baru," ungkap Hadi, Rabu (08/10/2025)

Hadi menambahkan bahwa pengerjaan proyek Pokir ini telah mencapai 95 persen penyelesaian.

Hadi mengonfirmasi bahwa perbaikan sekolah menggunakan dana Pokir dewan tahun ini lebih banyak diarahkan ke sekolah swasta, yang juga merupakan konstituen dari anggota dewan. 

"Yang didominasi sekolah swasta, selain sekolah negeri," katanya. 

Besaran anggaran untuk setiap kegiatan rehab maupun pembangunan gedung baru berkisar antara Rp 100 juta hingga Rp 200 juta.

Selain di sektor pendidikan, Anggaran Pokir juga mengucur untuk sektor lain. Hadi Jayari, yang juga bertindak juga sebagai PPK di Dinas Perhubungan, menyebutkan ada anggaran sebesar Rp 8,3 miliar yang diperuntukkan bagi pengerjaan lampu penerangan jalan. 

Proyek penerangan jalan yang mencakup 196 titik lampu di lima kecamatan (Terara, Sikur, Masbagik, Sukamulia, dan Selong) tersebut dilaporkan telah 50 persen pengerjaannya.

"Untuk pemasangan tiang lampu ini diprioritaskan di perkotaan serta jalan negara," sebutnya. (SN/02)