SUARANUSRA.COM – Dalam upaya nyata meningkatkan kualitas layanan Bimbingan dan Konseling (BK) di sekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Hamzanwadi menjalin kemitraan strategis dengan Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MGBK) SMK Kabupaten Lombok Timur. Kolaborasi ini secara resmi dimulai dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) pada (28/08) kemarin.
Acara penandatanganan yang berlangsung penuh keakraban ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi langsung diimplementasikan dengan workshop kolaboratif yang melibatkan dosen Program Studi BK dan 12 guru BK dari SMK Negeri se-Lombok Timur.
Dekan FIP Universitas Hamzanwadi, Muhammad Sururuddin, menegaskan bahwa penandatanganan MoA ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara dunia kampus dengan praktisi pendidikan di lapangan.
“FIP berkomitmen untuk selalu hadir memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan layanan pendidikan, khususnya dalam bidang bimbingan konseling. Kerja sama ini wujud nyata kepedulian kampus,” ungkap Sururuddin dalam sambutannya.
Ia berharap, sinergi antara perguruan tinggi dan guru-guru di sekolah ini dapat memperkuat mutu layanan BK, mendukung perkembangan potensi siswa secara optimal, dan memberikan dampak positif yang luas bagi dunia pendidikan di Lombok Timur.
Dalam workshop tersebut, Koordinator Program Studi BK, Fitri Aulia, memaparkan sejumlah tawaran program kerja sama konkret yang dapat segera dijalankan. Tawaran tersebut mencakup pelaksanaan tes inteligensi, minat, dan bakat bagi siswa, pelatihan penyusunan modul layanan BK untuk guru san kolaborasi publikasi artikel ilmiah di jurnal bereputasi Sinta 4.
“Kami ingin Prodi BK hadir sebagai mitra strategis bagi guru BK di sekolah. Harapan kami, kerja sama ini mampu memberikan manfaat langsung, baik bagi peningkatan kapasitas guru maupun bagi pengembangan potensi siswa,” jelas Fitri Aulia.
Tawaran dari Prodi BK tersebut mendapat respons sangat positif dari para guru. Mereka menilai program yang ditawarkan sangat relevan dengan kebutuhan sekolah saat ini, terutama dalam membekali guru BK menghadapi berbagai tantangan kompleks yang dihadapi siswa di era digital.
Ketua MGBK SMK Lombok Timur, Zuhto Wardi, menyambut baik inisiatif kerja sama ini. Ia menegaskan komitmennya untuk segera membahas dan menindaklanjuti rencana kolaborasi ini dalam forum internal MGBK.
“Kami sangat antusias dengan kerja sama ini. Sinergi antara MGBK dan FIP Universitas Hamzanwadi dipandang sangat bermanfaat dan strategis untuk pengembangan layanan BK di sekolah-sekolah SMK yang kami naungi,” pungkas Zuhto Wardi.
Dengan terjalinnya kemitraan ini, diharapkan tercipta ekosistem pendukung yang lebih kuat bagi guru BK untuk memberikan layanan yang lebih profesional dan inovatif, sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas outcomes peserta didik di Lombok Timur. (SN/03)
Comments