Penyaluran bantuan biaya pengobatan kepada masyarakat di dua kecamatan, yakni Pringgabaya dan Wanasaba yang dilakukan langsung oleh Ibu Bupati Lombok Timur (foto/istimewa)


SUARANUSRA.COM - Harapan baru hadir bagi warga tak mampu yang tengah berjuang melawan penyakit berat. Baznas Lombok  Timur kembali menunjukkan kepeduliannya melalui program Baznas Lotim Sehat.

Program ini menyalurkan bantuan biaya pengobatan kepada masyarakat di dua kecamatan, yakni Pringgabaya dan Wanasaba. Senin (30/06/2025).

Tak sekadar menyalurkan bantuan, Ibu Bupati Lombok Timur, Hj. Ra’yatul Ain Warisin, turun langsung menemui para penerima manfaat.

Didampingi Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS), Hj. Ra’yatul hadir bukan hanya sebagai pejabat, tetapi sebagai sosok ibu yang peduli terhadap warganya.

Bantuan diberikan kepada pasien yang tengah menjalani perawatan di RSUP NTB dengan kondisi medis serius, seperti kanker tulang, kanker usus, tumor, radang paru, dan korban tabrak lari yang harus operasi pemasangan pin.

Sebagian dari mereka berasal dari keluarga tidak mampu dan kesulitan menanggung biaya pengobatan yang cukup besar.

Dalam kesempatan itu, Hj. Ra’yatul menyampaikan dukungan moril kepada para pasien dan keluarganya agar tetap tegar menjalani proses pengobatan.

“Tetap semangat, jangan menyerah. Pemerintah dan Baznas akan selalu ada untuk masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya dengan suara hangat.

Ia juga menyempatkan berdialog langsung dengan penerima bantuan, mendengarkan keluh kesah, serta memastikan bahwa bantuan benar-benar tepat sasaran.

Ketua Baznas Lotim menegaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah dari masyarakat untuk mereka yang benar-benar membutuhkan.

“Kami ingin memastikan tidak ada warga Lombok Timur yang terlantar hanya karena tak mampu membayar biaya berobat,” tegasnya.

Program Baznas Lotim Sehat telah menjadi salah satu ujung tombak pelayanan sosial di bidang kesehatan yang terus mendapat dukungan masyarakat.

Baznas berharap, program ini tidak hanya menjadi solusi jangka pendek, tapi juga mendorong semangat gotong royong dan kepedulian sosial.

“Semoga bantuan ini menjadi jembatan kesembuhan dan memberi inspirasi bagi kita semua untuk terus berbagi,” pungkas Hj. Ra’yatul. (SN/01)