SUARANUSRA.COM – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lombok Timur mencatat tingkat kepuasan masyarakat tertinggi dibandingkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) lainnya di Kabupaten Lombok Timur. Capaian tersebut terungkap dalam hasil survei yang dipaparkan pada kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Presisi Indonesia yang berlangsung di Syariah Lombok Hotel, Selong, Rabu (17/6/2026).
FGD bertajuk “Akselerasi Kinerja Pelayanan Publik, Optimalisasi BUMD, dan Kesiapan Sektor Strategis Menyambut Program Prioritas di Kabupaten Lombok Timur” itu menghadirkan akademisi, praktisi, serta berbagai pemangku kepentingan daerah untuk membahas isu strategis terkait pelayanan publik dan penguatan peran BUMD.
Dalam pemaparan hasil survei, PDAM Lombok Timur yang dipimpin Direktur Sopyan menempati peringkat pertama dengan tingkat kepuasan masyarakat mencapai sekitar 41 persen. Angka tersebut menjadi yang tertinggi di antara seluruh BUMD yang disurvei, sekaligus menunjukkan tingginya tingkat kepercayaan publik terhadap pelayanan perusahaan daerah tersebut.
Posisi kedua ditempati PT Agro Selaparang dengan tingkat kepuasan sekitar 35 persen. Sementara itu, PT Energi Selaparang dan PT Selaparang Finance masing-masing memperoleh tingkat kepuasan sekitar 26 persen.
Hasil survei tersebut dinilai menjadi indikator positif atas upaya peningkatan kualitas layanan yang terus dilakukan PDAM Lombok Timur dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat. Di bawah kepemimpinan Sopyan, perusahaan daerah itu dinilai mampu menjaga kualitas pelayanan dan respons terhadap kebutuhan pelanggan.
Direktur PDAM Lombok Timur, Sopyan Hakim, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat serta pelanggan yang telah memberikan kepercayaan kepada PDAM Lombok Timur.
“Capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran PDAM Lombok Timur. Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan pelanggan yang terus memberikan kepercayaan kepada kami. Ke depan, kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan agar kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi dengan lebih baik,” ujarnya.
Dalam forum tersebut, peserta diskusi juga menyoroti pentingnya inovasi pelayanan publik, tata kelola perusahaan yang profesional, serta peningkatan kinerja BUMD agar mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pendapatan asli daerah (PAD) dan kesejahteraan masyarakat.
Melalui FGD ini, para peserta diharapkan dapat menghasilkan berbagai rekomendasi strategis untuk memperkuat pelayanan publik, meningkatkan daya saing BUMD, serta mendukung keberhasilan program prioritas Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan. (SN/03)

Comments